Share

Cara Mencegah Diabetes dengan Mengkonsumsi Buah-buahan Ini

Penyakit diabetes mellitus (kencing manis) merupakan penyakit yang banyak diderita orang-orang masa kini terutama masyarakat Indonesia. Berdasarkan penelitian, Profesor Nam Cho, Ketua International Diabetes Federation untuk kawasan Asia Pasifik (IDW-WPR) menyatakan, sekitar 9,1 juta penduduk Indonesia hidup dengan diabetes. Dalam setiap tahunnya meningkat sebanyak 500 ribu orang, dan diperkirakan pada tahun 2035 nanti ada sekitar 14,1 juta penduduk Indonesia yang menderita diabetes. Mengapa hal ini bisa terjadi?

Pola makan yang tidak terjaga akan memicu kerusakan pada pankreas dan akhirnya tidak dapat memproduksi insulin secara cukup. Tugas insulin itu membantu menyalurkan gula ke dalam sel agar diubah menjadi energi. Jika jumlah insulin tidak cukup, maka akan terjadi penimbunan gula dalam darah sehingga menyebabkan diabetes.

Baiklah, bagi yang belum terkena diabetes bersyukurlah. Bagi yang suka makanan berlemak jangan berlebihan, bagi yang jarang berolahraga, mulailah ber-olahraga. Ada berbagai cara agar terhindar dari diabetes. Salah satunya yang mudah dan praktis adalah dengan mengkonsumsi buah-buahan yang terdapat kandungan atau manfaat mencegah diabetes. Ingat mencegah lebih baik dari pada mengobati.

Berikut ini buah-buahan yang dapat mencegah diabetes:

Buah Apel

mencegah diabetes dengan apel

www.pixabay.com

Buah apel dapat dikatakan sebagai buah yang sempurna untuk mencegah diabetes. Kandungan vitamin dalam buah apel diantaranya: vitamin A, B1, B2, B3, B5, B6, B9, dan vitamin C. Diperkaya dengan kandungan mineral yang terdiri dari kalsium, magnesium, potasium, zat besi dan zinc. Diperkaya pula dengan kandungan fitokimia yaitu zat antioksidan yang berfungsi sebagai penangkal radikal bebas dan membantu menekan jumlah kolesterol jahat (LDL) yang dapat menyebabkan penyumbatan di pembuluh darah. Kandungan Asam D-glucaric yang juga berfungsi menurunkan dan mengendalikan kadar atau jumlah kolesterol yang masuk dalam tubuh.

Dalam pengobatan tradisional biasanya apel digunakan untuk mencegah atau mengatasi diabetes. Caranya, ambil satu buah apel yamg sudah masak ukuran sedang. Kemudian belah menjadi empat bagian dan direbus dengan air 3-4 gelas sampai mendidih hingga airnya tinggal 2 gelas. Saring airnya, kemudian diminum dua kali sehari tiap pagi dan sore.

Buah Strawberry

mencegah diabetes dengan strawberry

www.pixabay.com

Buah stawberry kaya akan berbagai vitamin, mineral dan antioksidan. Kandungan vitamin dalam buah strawberry diantaranya: vitamin A, B, B2, B3, B5, B6, C, beta-karoten, asam folat, kalsium, magnesium, potasium, sodium, seng, dan besi. Dari berbagai macam kandungan vitamin dalam buah strawberry, kadar vitamin C sangat tinggi. Sehingga mengkonsumsi buah strawberry dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dan dapat membantu tubuh menyerap zat besi dari makanan.

Strawberry juga dapat membantu menjaga kesehatan pencernaan, menurunkan kolesterol, menurunkan kadar glukosa dan mengontrol kadar gula darah. Hal ini dikarenakan strawberry kaya akan phyto yaitu nutrisi yang merupakan jenis senyawa yang berperan untuk mencegah dari berbagai macam penyakit. Senyawa ini juga lah yang membuat warna dan juga bau pada buah strawberry. Senyawa ini juga telah terbukti mampu menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dengan menghambat oksidasi low density lipo – protein ( LDL ).

Buah Persik

mencegah diabetes dengan persik

www.pixabay.com

Buah persih atau peach memiliki kandungan nutrisi yang banyak diantaranya: energi 39 kcal, karbohidrat 9,5 gr, gula 8,4 gr, diet serat 1,5 gr lemak 0,3 gr, protein 0,9 gr Vit A 16 mg, B9 4 mg, vit C 6,6 mg, vit E 0,700 mg, besi 0,25 mg, kalium 190 mg, beta carotene, karotenoid, dan magnesium.

Buah yang kaya akan vitamin dan serat ini, dapat menjaga kestabilan kadar gula darah. Jadi sangat bagus untuk menjaga kesehatan khususnya untuk mencegah diabetes.

Buah Ceri

mencegah diabetes dengan ceri

www.pixabay.com

Buah ceri adalah buah yang sering kita jumpai di Indonesia. Banyak sekali yang sengaja menanam atau ada juga yang tumbuh secara liar. Buah ini banyak sekali manfaatnya, salah satunya untuk mencegah diabetes. Indeks glikemik buah ceri sekitar 22 an, sehingga dapat membantu menjaga kadar gula darah agar tetap stabil. Ceri juga mengandung antioksidan yang disebut anthocyanin yang memiliki sifat anti-inflamasi dan anti-penuaan.

Buah Pir

mencegah diabetes dengan pir

www.pixabay.com

Buah pir sangat bagus untuk mencegah diabetes dan penderita diabetes yang sedang menjalani program diet ketat. Hal ini dikarenakan buah pir mengandung kadar indeks glikemik yang rendah. Satu buah pir mengandung kalori sekitar 100 kal dan 6 gram serat atau sekitar 20% dari kebutuhan serat pada tubuh.

Buah Anggur

mencegah diabetes dengan anggur

www.pixabay.com

Anggur memiliki indeks glikemik sebesar 25 dan mengandung serat yang cukup sehingga baik untuk mencegah diabetes bahkan dikonsumsi penderita diabetes. Namun bagi penderita diabetes jangan terlalu banyak karena anggur memiliki sedikit kandungan gula. Anggur merah dan anggur hitam sangat direkomendasikan karena kaya akan beta karoten dan vitamin C. Begitu juga anggur hijau yang memiliki banyak serat sehingga baik untuk dikonsumsi lebih banyak. Rutin mengkonsumsi anggur dapat memperlambat perkembangan diabetes tipe I dan dapat mencegah resistensi insulin.

Buah Jeruk bali

mencegah diabetes dengan jeruk bali

www.rumahbuah.com

Buah jeruk berpostur besar dan berkulit tebal ini sangat bagus untuk mencegah diabetes. Jeruk bali mengandung pektin jauh lebih banyak dibandingkan dengan jenis jeruk lainnya setelah di jus. Satu porsi jus jeruk bali mengandung lebih dari 3,9% pektin. Setiap 15 gram pektin dapat menurunkan 10% tingkat kolesterol.

Buah Kiwi

mencegah diabetes dengan kiwi

www.pixabay.com

Buah kiwi adalah buah yang cocok untuk mencegah diabetes. Kandungan didalamya seperti vitamin C, E, A, flavonoid dan mineral memberikan perlindungan terhadap radikal bebas dan meningkatkan kesehatan bagi tubuh. Buah ini mengandung vitamin C yang lebih banyak dari jeruk, dan kandungan kalium yang lebih dari pisang. Kandungan serat dalam buah ini sangat tinggi sehingga dapat membantu mengontrol kadar gula darah dan menurunkan kolesterol.

Buah Pisang

mencegah diabetes dengan pisang

www.pixabay.com

Buah pisang merupakan buah yang rendah kalori, tinggi akan serat, kalium, vitamin C dan vitamin B6. Dalam 100 gram pisang tersedia hampir 8,7 mg vitamin C yang dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh, 467 mg kalium untuk mengontrol tekanan darah, dan 225 gram pisang terkandung 0,8 mg vitamin B6 yang dapat memperlancar fungsi saraf, serta meningkatkan mood.

Bagi yang sudah menderita diabetes disarankan mengkonsumsi pisang yang belum terlalu matang. Karena berdasarkan penelitian, 90% dari karbohidrat dalam pisang yang belum matang berasal dari pati. Sedangkan pisang yang sudah matang sebagian besar karbohidratnya merupakan gula bebas. (Diabetic Medicine, Oktober 1992)

Disisi lain Accredited Nutritionist Glenn Cardwell di Asutralia menyatakan, bahwa mengkonsumsi pisang bagi penderita diabetes sangat baik, karena GI rata-rata dari buah pisang hanya 52% termasuk sebagai GI rendah.

Baca juga, Nutrisi Hidroponik

Buah Pare

mencegah diabetes dengan pare

www.pixabay.com

Buah yang sering digunakan untuk masakan atau campuran dalam lalapan. Memiliki rasa yang pahit tetapi banyak juga penggemarnya. Mengkonsumsi pare ternyata dapat mencegah diabetes. Karena pare mengandung phyto nutrien terutama polipeptida-P yaitu insulin tanaman yang dikenal untuk menurunkan kadar gula darah. Selain itu, agen hipoglikemik yang disebut charantin meningkatkan penyerapan glukosa dan glikogen sintesis dalam sel-sel hati, otot dan jaringan adiposa. Bersama-sama, senyawa ini pare telah dianggap bertanggung jawab atas penurunan kadar gula darah dalam pengobatan diabetes tipe-2.

Buah Mengkudu

mencegah diabetes dengan mengkudu

www.pixabay.com

Buah mengkudu banyak sekali kita temukan dan tumbuh subur di Indonesia. Buah mengkudu ternyata banyak memiliki manfaat bagi kesehatan tubuh terutama untuk mencegah dan mengobati diabetes. Mengkudu mengandung zat proxeronine yang dapat memperbaiki sel-sel beta pankreas yang rusak, serta memperbaiki reseptor insulin yang tidak berfungsi dengan baik.

Baca juga, Nutrisi Hidroponik

Buah Tomat

mencegah diabetes dengan tomat

www.pixabay.com

Tomat membantu mengendalikan gula darah karena mengandung kandungan kromium tinggi. Tomat pilihan makanan ringan yang bagus untuk penderita diabetes. Sebuah studi pada University of Montreal menunjukkan bahwa diet yang kaya akan tomat dapat membantu mengurangi risiko kanker pankreas. Para peneliti menemukan bahwa kandungan likopen (kandungan utama pada tomat) dikaitkan dengan penurunan 31% risiko kanker pankreas pada laki-laki dengan asupan tertinggi dan terendah zat tersebut. Kandungan ini lebih banyak terdapat pada tomat-tomat yang sudah dimasak.

Buah naga

mencegah diabetes dengan buah naga

www.redio.in

Buah naga adalah buah yang kaya vitamin C, beta karoten, karbohidrat, dan serat, namun rendah kalori. Oleh sebab itulah buah naga dipercaya dapat mengatur kadar gula darah, mengurangi kolesterol, dan kaya antioksidan yang sangat baik untuk kulit kita. Biasanya para dokter menganjurkan pasiennya yang terkena diabetes untuk sering mengkonsumsi buah naga. Selain dapat mengatur kadar gula darah, manfaat buah naga juga dapat mengontrol kadar insulin yang dikeluarkan.

Semoga Bermanfaat 🙂 Mau tau cerpen populer saat ini, yuk baca Ketika Santri Bertasbih

One Response

  1. Anisa AE Maret 6, 2016

Leave a Reply