Mengisi Liburan Anak dengan Kegiatan Positif

Liburan anak – Libur telah tiba.. libur telah tiba.. Hore! Hore Hore! Ya liburan sekolah telah tiba anak-anak pasti sangat antusias menyambut datangnya hari libur. Setelah beberapa bulan harus bangun pagi untuk berangkat ke sekolah, belajar, hingga mengerjakan PR pastinya ada kejenuhan pada anak dengan aktivitas tersebut. Oleh karena itu ketika liburan anak tiba Ayah-Bunda harus siap mengisi dengan kegiatan yang menyenangkan.

Liburan tentu sangat penting, tidak hanya untuk orang dewasa tapi juga untuk anak-anak. Tapi jangan sampai liburan diisi dengan kegiatan yang monoton dan tidak bermanfaat.

Untuk mengisi liburan anak dengan kegiatan yang menyenagkan tidak perlu biaya maha dan jauh ke luar kota. Banyak kegiatan yang menyenangkan juga bermanfaat dapat dilakukan di sekitar rumah.

Tips Kegiatan Liburan Anak

Apakah liburan harus mengunjungi destinasi wisata atau pun menginap di luar kota? Tentu tidak. Liburan yang menyenangkan juga dapat dilakukan di sekitar rumah dan tidak perlu biaya mahal. Berikut beberapa tips untuk Ayah-Bunda untuk mengisi kegiatan liburan anak yang bermanfaat dan tetap menyenangkan:

1. Kursus Komputer

Orang tua dapat mengarahkan anaknya agar dalam interaksi dengan komputer dan gadget tidak melulu untuk bermain games atau menonton film. Salah satunya dengan mendaftarkan anak di kursus komputer.

kursus komputer

kursus komputer

Kenapa kursus komputer? Berbeda dengan kursus lainnya, kursus komputer selain menambah kemampuan anak juga suka berinteraksi dengan komputer apalagi ‘anak zaman now’ sudah sadar teknologi. Banyaknya pilihan program kursus komputer dapat disesusaikan dengan minat dan bakatnya. Seperti desain grafis, animasi, video editing, dan lain-lain. Beberapa program kursus komputer yang digemari oleh anak-anak. Sehingga anak tidak melulu memakai komputer untuk bermain games ataupun menonton Youtube.

Dengan ikut kursus komputer saat liburan anak dapat wawasan baru berupa proses pembuatan games dan film animasi tersebut. Diharapkan anak tidak hanya konsumtif dalam memakai komputer tapi juga produktif menghasilkan karya-karya yang bagus dan menyenangkan.

Lantas apakah biaya kursus komputer tidak mahal? Memang untuk mengikuti sebuah kursus harus mengeluarkan biaya, tapi tidak perlu di tempat kursus yang mahal. Carilah tempat kursus komputer yang terjangkau dan dekat dengan rumah sehingga Ayah-Bunda mudah berkoordinasi dengan pengajarnya dalam hal materi kursus.

Apalagi di saat liburan anak seperti ini banyak lembaga kursus yang memberikan diskon. Ayah-Bunda bisa mengunjungi Kursus Komputer Salam Multimedia diskon spesial liburan sekolah hingga 30%.

2. Aktivitas Outdoor

Banyak aktivitas yang dapat dilakukan di sekitar rumah. Dengan melakukan kegiatan outdoor dan berinteraksi dengan orang lain dapat menumbuhkan jiwa sosial dan peduli lingkungan pada anak.

outbound untuk anak

outbound untuk anak

Kapan terakhir kali Ayah-Bunda mengajak anak jalan santai mengelilingi lingkungan sekitar? Tentunya tidak ada waktu sebelum masa liburan tiba. Anak-anak harus berangkat ke sekolah dan Ayah-Bunda harus menyiapkan perlengkapan anak ataupun bersiap berangkat berkerja. Saat tiba liburan anak inilah waktu yang pas untuk mengajak anak beraktivitas di luar rumah.

Selain berolahraga, mengajak anak untuk mengelilingi lingkungan sekitar juga dapat meningkatkan interaksi sosial dengan tetangga ataupun kepekaan anak terhadap lingkugan sekitar.

Kegiatan outdoor lainnya seperti bersepeda, berenang, dan bermain bola di lapangan sangat dibutuhkan anak yang sedang dalam fase pertumbuhan. Jangan sampai ketika liburan anak hanya berdiam diri di depan komputer atau gadget untuk bermain games atau menonton film. Tentunya akan berpengaruh terhadap pertumbuhan dan kesehatan mata anak.

Ayah-Bunda juga bisa mengajak anak piknik ke taman-taman yang tidak jauh dari rumah. Atau ke tempat bermain yang melatih keberanian dan ketangkasan anak seperti outbond, flying fox, dan lain-lain. Jika Ayah-Bunda hobi fotografi dapat sambil mengajarkan teknik dasar memotret, siapa tahu anak akan tertular dengan hobi Ayah-Bunda tersebut.

3. Mengujungi Museum

Museum merupakan tempat yang asyik untuk belajar ketika liburan anak. Seperti halnya museum Zoologi di Kebun Raya Bogor ini memiliki berbagai macam koleksi hewan dan tumbuhan. Salah satunya rangka Paus terbesar di dunia.

museum zoology bogor

museum zoology bogor

Apa yang anak pikirkan ketika mendegar kata museum? Membosankan, jelek, seram? Memang banyak museum di Indonesia kurang terawat sehingga menimbulkan kesan tersebut. Banyak juga museum yang dikelola dengan baik dan kebersihannya cukup diperhatikan cocok untuk liburan anak. Pada umumnya harga tiket museum cukup murah dibandingkan dengan destinasi lain.

Tapi tetap saja ke museum hanya ‘gitu-gitu aja’ alias membosankan bagi anak?

Memang untuk museum sejarah hanya menampilkan diorama, gambar, patung, dan sebagainya. Anakpun akan merasa cepat bosan. Tapi coba Ayah-Bunda berkeliling museum dengan meminta dipandu oleh pemandu museum tersebut. Pemandu yang baik memahami seluk beluk museum dan menyampaikannya dengan menarik. Sehingga imajinasi anak tertarik pada setiap cerita dan informasi yang belum anak ketahui sebelumnya.

Selain museum sejarah banyak juga jenis museum lainnya yang cukup menarik. Seperti museum Zoologi, Museum Serangga, Museum Iptek, dan lain-lain. Museum-museum tersebut tentu lebih berwarna dan menyenangkan. Misalnya di Museum Iptek anak dapat mencoba berbagai macam alat peraga yang disediakan. Liburan anak menjadi meyenangkan dan menambah wawasan. Banyak museum tersebar di kota-kota dan mungkin saja dekat dengan rumah. Ayah-Bunda dapat menggunakan aplikasi map untuk mengetahui lokasi museum terdekat.

4. Memasak Bersama

Kegiatan menyenangkan lainnya di sekitar rumah ketika liburan anak yaitu memasak bersama. Dengan masak bersama tentu komunikasi orang tua dengan anak menjadi lebih baik dan kompak.

masak bareng keluarga

masak bareng keluarga

Kegiatan yang satu ini pasti Ayah-Bunda langsung setuju kan? Kegiatan masak-memasak tidak hanya sebatas disukai oleh perempuan tapi juga laki-laki baik dewasa maupun anak-anak. Sebelum liburan anak tiba, biasanya anak jarang sekali ke dapur. Degan kegiatan memasak bersama menjadi momen untuk memperkenalkan anak dengan dunia dapur.

Sebelum kegiatan memasak bersama, Ayah-Bunda dapat berdiskusi dengan anak menu apa yang akan dibuat. Anakpun merasa dilibatkan dan berperan dalam mengambil keputusan. Hal tersebut dapat mengasah kreatifitas anak dan melatih pola pikir dalam merencanakan sesuatu. Selain mengisi waktu liburan anak, dengan memasak bersama anak belajar bagaimana bekerjasama dalam meyelesaikan sesuatu.

Mengenalkan anak pada dunia dapur berarti memberikan pengetahuan pada anak bagaimana proses pembuatan makan yang ternyata tidak mudah. Sehingga anak dapat lebih menghargai makanan yang ia makan agar tidak mubazir. Jangan lupa untuk mengundang kerabat atau tetangga untuk makan bersama masakan tersebut. Karena nantinya anak akan terbiasa dengan berbagi kepada orang lain.

5. Belajar Tahsin & Tahfizh

Banyak manfaat yang didapat jika kita rajin membaca Al-Qur’an. Oleh karena itu harus dibiasakan pada anak sejak kecil. Waktu liburan anak dapat dimanfaatkan untuk memperlancar membaca Al-Qur’an.

belajar alquran

belajar alquran

Kegiatan-kegiatan di atas tentu bertujuan untuk menigkatkan kemampuan akal, kesehatan jasmani dan menamkan akhlak yang baik pada anak. Nah tidak kalah penting Ayah-Bunda harus memperhatikan perkembangan ruhani anak. Ketika liburan anak jangan sampai libur juga melaksanakan kewajiban beribadah dan membaca Al-Qur’an.

Al-Qur`an akan memberikan syafa’at kepada orang-orang yang senantiasa rajin membacanya dan mengamalkannya.

Banyak sekali keutaman membaca Al-Qur’an baik di dunia maupun di akhirat kelak. Seperti hadist Rasulullah SAW yang berbunyi: ‘Sebaik-baik kalian adalah yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.’ Jika Ayah-Bunda merasa belum siap mengajarkan Al-Qur’an pada anak, Ayah-Bunda bisa mengundang guru ngaji ke rumah untuk belajar Tahsin agar bacaan anak lancar. Juga belajar Tahfizh untuk menghafal Al-Qura’n. Bisa juga mendaftafkan anak di lembaga Belajar Qur’an terdekat.

Mengarahkan anak belajar Al-Qur’an bisa menjadi motivasi kita dan tidak perlu merasa malu untuk terus belajar. Jangan lupa, membaca Al-Qur’an dengan baik dan memahami serta mengamalkannya adalah kewajiban bagi setiap muslim sehingga harus dibiasakan sejak kecil. Degan demikan akal, budi pekerti, jasmani, dan ruhani menjadi seimbang dalam mengisi liburan anak.

Leave a Reply