Cara Budidaya Ikan Sidat Agar Cepat Panen

Budidaya ikan sidat sebenarnya tidak terlalu jauh berbeda dari jenis ikan lain. Hanya harus kamu pahami perbedaannya ikan sidat adalah salah satu jenis ikan yang kurang menyukai banyak cahaya. Ikan sidat akan berenang kedasar kolam saat matahari terik.

Ini juga merupakan tantangan menarik untuk para pembudidaya ikan sidat. Karena dituntut untuk lebih kreatif menciptakan lingkungan yang baik untuk ikan sidat. Karena akan sangat berpengaruh pada pertumbuhan ikan sidat itu sendiri.

Hal Yang Perlu Dicermati Sebelum Membudidayakan Ikan Sidat

hal yang perlu dicermati sebelum membudidayakan ikan sidat

Sebelum kamu memulai pembudidayaan ikan sidat. Sebaiknya memperhitungkan hal-hal berikut ini agar bisa mendapatkan kualitas yang bagus dan cepat panen. Diantaranya adalah :

Suhu pada kolam

Suhu Kolam ikan sidat harus kamu perhatikan secara cermat. Suhu kolam yang paling baik untuk membudidayakan ikan sidat berkisar 28 – 30 derajat celcius. Sebaiknya kamu mencari lokasi yang sedikit teduh untuk mendapatkan hasil ikan sidat yang berkualitas bagus.

kolam beton ikan sidat

kolam beton ikan sidat

Suhu kolam memiliki pengaruh besar pada tingkat kematian ikan sidat. Dikarenakan hal ini dapat menyebabkan ikan tidak nafsu makan dan sangat mudah untuk terserang penyakit. Salah satu ciri suhu kolam yang tidak teratur adalah bergerombolnya ikan di salah satu sisi kolam.

Untuk menjaga kestabilan suhu pada kolam, gunakan tanaman eceng gondok dan gunakan juga sekam padi sebagai alas kolam. Eceng gondok berfungsi sebagai penetral pada saat suhu panas. Sedangkan sekam padi berfungsi sebagai isolator saat suhu sedang dingin.

Tingkat PH Pada Air

tingkat ph pada air

Kamu juga harus memperhatikan tingkat ph air untuk membudi dayakan ikan sidat. Ikan sidat dapat tumbuh dan berkembang dengan baik di air dengan tingkat PH 7 – 8.

BACA  Cara Mudah Budidaya Belut di Kolam Terpal untuk Pemula

Mengukur PH air yang paling mudah adalah dengan menggunakan kertas lakmus. Dengan cara memasukan kertas lakmus kedalam air, kemudian diamkan beberapasaat dan kamu perhatikan perubahan warnanya.

Jika kertas lakmus berubah warna menjadi merah itu menunjukan kadar PH dalam air tersebut terlalu asam ( acid ). Kemudian jika kertas lakmus berubah warna menjadi hijau, itu menunjukan kadar PH dari air tersebut terlalu basa ( alkali ). Terakhir jika kertas lakmus berubah warna menjadi kuning, itu menunjukan kadar PH dalam air adalah netral dan ini adalah kondisi yang baik untuk ikan sidat.

Kandungan Oksigen

kandungan oksigen untuk ikan sidat

Kandungan oksigen dalam air mempengaruhi proses penyerapan makanan oleh ikan sidat. Jika kandungan oksigen dalam air kurang, akan menyebabkan kolam memiliki aroma bau tak sedap. Untuk membudidayakan ikan sidat, kamu membutuhkan kandungan oksigen 1 – 2,5 ppm.

Hal yang dapat mempengaruhi kandungan oksigen meliputi suhu, tekanan air, dan kemurnian air. Agar kamu cepat panen dan mendapatkan kualitas yang bagus, sebaiknya kamu harus cermat dalam menciptakan lingkungan untuk penangkaran.

Kebutuhan Nutrisi

Nutrisi untuk ikan sangat penting untuk mendapatkan hasil panen yang maksimal. Ikan sidat pada umumnya membutuhkan nutrisi seperti lemak, karbohidrat, protein, mineral dan juga vitamin. Ini menjadi penting untuk kamu cermati karena 50 – 70% biaya budidaya adalah untuk pakan dan nutrisi.

kebutuhan nutrisi ikan sidat

Jika nutrisi pada ikan sidat terpenuhi maka kamu akan dengan mudah mendapatkan kualitas ikan sidat yang baik. Semakin baik kualitas ikan sidat maka semakin tinggi juga nilai jualnya. Kamu bisa mendapatkan vitamin untuk ikan sidat secara online dengan mudah.

Cara Budidaya Ikan Sidat

Setelah kamu mengetahui hal apa saja yang perlu diperhatikan, untuk membudidayakan ikan sidat agar cepat panen dan memiliki kualitas yang bagus. Saatnya memulai proses budidaya ikan sidat.

BACA  Cara Budidaya Cacing Tanah yang Baik dan Benar Lengkap

cara budidaya ikan sidat

Persiapan Kolam

Ada 2 jenis kolam dalam membudidayakan ikan sidat yang populer. Yaitu kolam beton dan Kolam terpal.

  • Kolam Beton : Siapkan kolam beton berukuran panjang 2 meter dan lebar 2m dengan tinggi 0,8 meter. Kemudian isikan dengan air setinggi 0,4 meter dengan debit air sekitar 15 liter /menit.
  • Kolam Terpal : Siapkan kerangka kolam dapat menggunakan besi ataupun kayu. Untuk sisinya buat pagar dari bambu atau kayu. Letakan alas sebelum memasang terpal. Alas dapat berupa sekam padi ataupun karpet, yang terpenting hindari dari benda tajam agar terpal tidak sobek. Kemudian pasang terpal dan ikat pada kerangkanya.

Jenis kolam masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangannya. Kolam beton lebih praktis dalam pembuatannya dibandingkan dengan kolam terpal. Namun kolam terpal memiliki suhu yang cenderung lebih stabil dan memudahkan ketika panen.

Penebaran Benih

penebaran benih ikan sidat

Benih ikan sidat yang baik untuk ditebar berukuran minimal 0,17 gram /ekor. Penebaran benih sidat yang paling baik adalah pagi hari. Ini karena pada pagi hari suhu air masih rendah dan bertujuan agar benih ikan sidat tidak mengalami depresi.

Benih ikan sidat yang ingin ditebar sebelumnya harus diadaptasi terlebih dahulu agar bibit dapat beradaptasi dengan lingkungan kolam. Caranya adalah :

  1. Masukan plastik yang berisi benih ikan sidat kedalam kolam dan diamkan beberapa saat
  2. Buka plastik dan biarkan bibit ikan sidat keluar secara perlahan-lahan

Agar bibit tumbuh dengan baik, sebaiknya gunakan perhitungan 1 liter air = 6 ekor. Proses adaptasi harus dilakukan secepat mungkin sesaat setelah benih ikan sidat sampai. Ini agar ikan sidat bisa beradaptasi dan juga dapat memakan pakan buatan. Karena makanan sebelumnya adalah berupa pakan heterogen.

Tahapan ini dilakukan sampai benih ikan sidat kira-kira memiliki bobot 10 gram /ekornya. Lakukan pengamatan rutin seperti kebersihan kolam dan pemberian pakan secara teratur.

BACA  Panduan Sukses Budidaya Ikan Lele

Pembesaran Ikan Sidat

pembesaran ikan sidat

Masa pembesaran ikan sidat untuk mencapai bobot yang siap dipanen, kurang lebih sekitar 7 – 8 bulan. Dalam proses ini yang perlu kamu perhatikan adalah :

  • Pemberian pakan ikan sidat : Pakan ikan sidat berupa pelet dan pakan campuran. Pakan campuran dapat berupa campuran pakan udang, psp dan indofeed dicampurkan dengan vitamin c dan cmc. Dengan perbandingan 10 % : 45 % : 45 %. Pemberian makan sebaiknya dilakukan pada pukul 10.00 pagi sebanyak 40 % dan malam harinya pukul 20.00 sebanyak 60%.
  • Pengamatan bobot mingguan : Hal ini bertujuan untuk mengamati pertumbuhan ikan sidat. Ambil 5% ikan sidat sebagai sampel untuk diamati bobotnya. Jika bobotnya kurang kamu bisa mengejar ketinggalan bobot di minggu berikutnya.
  • Pengendalian penyakit : Kamu bisa melakukan pencegahan penyakit menyerang ikan sidat dengan cara menjaga kebersihan kolam dan pakan tambahan berupa probiotik.

Diperlukan keuletan da kesabaran dalam pembudidayaan. Dengan harga ikan sidat yang sangat tinggi, tentunya semua jerih payah kamu akan terbayarkan.

Baca Juga : Harga Ikan Sidat Per Kg 2018

Pemanenan Ikan Sidat

pemanenan ikan sidat

Ukuran ikan sidat yang siap untuk dipanen adalah sekitar 180 – 200 gram /ekor. Ikan sidat pada ukuran ini telah siap untuk kamu jual di pasaran lokal. Cara pemanenan ikan sidat yaitu :

  1. Sehari sebelum dipanen kamu tidak perlu memberi makanan. Baru ketika hendak dipanen kamu berikan makan, ketika ikan sidat berebut makanan kamu akan mudah menangkapnya dengan jaring.
  2. Kemudian keringkan kolam dan giring ke arah bak penampungan.
  3. Pisahkan ikan sidat berdasarkan dengan ukurannya. Karena akan ada ikan sidat yang pertumbuhannya cepat dan ada juga yang pertumbuhannya lambat.
  4. Letakan pada bak / penampungan yang berisi air dangkal dan telah dilengkapi dengan aerator

Leave a Reply