Tata Cara Wudhu yang Benar Sesuai Sunnah | Niat, Rukun, Bacaan dan Doa [Lengkap]

Pengertian Wudhu

Kata wudhu’ dalam bahasa Arab, berasal dari kata al-wadha’ah yang artinya alhasan yaitu kebaikan dan juga sekaligus bermakna an-andzafah yaitu kebersihan.

Menurut istilah fiqih, para ulama mazhab mendefinisikan wudhu menjadi beberapa pengertian, antara lain :

Al-Hanafiyah, Wudhu adalah mengusap dan menyapu dengan air pada anggota tubuh tertentu.

Al-Malikiyah, Wudhu’ adalah thaharah dengan menggunakan air yang mencakup anggota badan tertentu, yaitu empat anggota badan, dengan tata cara tertentu.

Asy-Syafi’iyah, Wudhu’ adalah penggunaan air pada anggota tubuh tertentu dimulai dengan niat.

Hanabilah, Wudhu’ adalah penggunaan air yang suci pada keempat anggota tubuh yaitu wajah, kedua tangan, kepala dan kedua kaki, dengan tata cara tertentu seusai dengan syariah, yang dilakukan secara berurutan.

Wudhu‘ adalah sebuah kegiatan untuk mensucikan diri dari hadats kecil dengan menggunakan media air. Yaitu dengan cara membasuh beberapa bagian anggota tubuh menggunakan air sambil berniat di dalam hati dan dilakukan sebagai sebuah peribadatan umat islam.

Kewajiban wudhu’ didasarkan pada Al-Quran yang dijelaska pasa surah Al-Maidah ayat 6;

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا إِذَا قُمْتُمْ إِلَى الصَّلَاةِ فَاغْسِلُوا وُجُوهَكُمْ وَأَيْدِيَكُمْ إِلَى الْمَرَافِقِ وَامْسَحُوا بِرُءُوسِكُمْ وَأَرْجُلَكُمْ إِلَى الْكَعْبَيْنِ ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ جُنُبًا فَاطَّهَّرُوا ۚ وَإِنْ كُنْتُمْ مَرْضَىٰ أَوْ عَلَىٰ سَفَرٍ أَوْ جَاءَ أَحَدٌ مِنْكُمْ مِنَ الْغَائِطِ أَوْ لَامَسْتُمُ النِّسَاءَ فَلَمْ تَجِدُوا مَاءً فَتَيَمَّمُوا صَعِيدًا طَيِّبًا فَامْسَحُوا بِوُجُوهِكُمْ وَأَيْدِيكُمْ مِنْهُ ۚ مَا يُرِيدُ اللَّهُ لِيَجْعَلَ عَلَيْكُمْ مِنْ حَرَجٍ وَلَٰكِنْ يُرِيدُ لِيُطَهِّرَكُمْ وَلِيُتِمَّ نِعْمَتَهُ عَلَيْكُمْ لَعَلَّكُمْ تَشْكُرُونَ

“Hai orang-orang yang beriman Jika kamu hendak mengerjakan shalat, maka basuhlah! mukamu dan tanganmu sampai dengan siku, dan sapulah kepalamu dan (basuh) kakimu sampai dengan kedua mata kaki, dan jika kamu junub maka mandilah! dan jika kamu sakit atau dalam perjalanan atau kembali dari tempat buang air (kakus) atau menyentuh perempuan

lalu kamu tidak memperoleh air maka bertayammumlah dengan tanah yang baik (bersih)! sapulah mukamu dan tanganmu dengan tanah itu. Allah tidak hendak menyulitkan kamu, tetapi Dia hendak membersihkan kamu dan menyempurnakan nikmat-Nya bagimu supaya kamu bersyukur.”

Sedangkan dari As-Sunnah An-Nabawiyah, salah satu yang jadi landasan masyruiyah wudhu adalah hadits berikut ini yang artinya :

BACA  Tata Cara Sholat Tahajud | Niat, Doa dan Keutamaannya [Lengkap]

“Dari Abi Hurairah ra bahwa Nabi Muhammad SAW bersabda “Tidak ada shalat kecuali dengan wudhu’. Dan tidak ada wudhu bagi yang tidak menyebut nama Allah.” (HR. Ahmad Abu Daud dan Ibnu Majah).

Niat Wudhu

Niat artinya sengaja dengan penuh kesungguhan hati untuk mengerjakan wudhu’ sematamata karena menaati perintah Allah SWT dan Rasulullah Muhammad saw.

Niat artinya sengaja dengan penuh kesungguhan hati untuk mengerjakan wudhu’ sematamata

karena menaati perintah Allah SWT dan Rasulullah Muhammad saw.

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul-wudhuu’a liraf’il hadatsil ashghari fardhal lillaahi ta’aalaa.

“Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Baca juga : tata cara

Rukun Wudhu

Rukun Wudhu ada 6 diantaranya adalah :

  1. Niat

wudhu adalah ketetapan di dalam hati seseorang untuk melakukan wudhu sesuai dengan apa yang ajarkan oleh Rasulullah SAW dengan maksud untuk ibadah. Sehingga niat ini membedakan antara seorang yang sedang memperagakan wudhu dengan orang yangsedang melakukan wudhu.

  1. Membasuh Wajah

Membasuh seluruh wajah (tempat tumbuh rambut di kepala sampai ke tulang dagu, dan dari batas telinga kanan sampai batas telinga kiri).

  1. Membasuh Kedua Tangan Hingga Siku

Secara jelas disebutkan tentang keharusan membasuh tangan hingga ke siku. Dan para ulama mengatakan bahwa yang dimaksud adalah bahwa siku harus ikut dibasahi.

  1. Membasuh Sebagian Rambut Atau Kulit Kepala.
  2. Membasuh Kaki Hingga Mata Kaki.

Menurut jumhur ulama, yang dimaksud dengan hingga mata kaki adalah membasahi mata kakinya itu juga. Sebagaimana dalam masalah membahasi siku tangan. Secara khusus Nabi Muhammad SAW mengatakan tentang orang yang tidak membasuh kedua mata kakinya, dengan sebutan celaka. Celakalah kedua mata kaki dari neraka.

BACA  Doa Setelah Sholat Fardhu | Wirid, Dzikir Lengkap Sesuai Sunnah

  1. Tertib

Yang dimaksud dengan tartib adalah mensucikan anggota wudhu secara berurutan mulai dari yang awal hingga yang akhir. Maka membasahi anggota wudhu secara acak akan menyalawi aturan wudhu. Urutannya sebagaimana yang disebutan dalam nash Quran, yaitu wajah, tangan, kepala dan kaki.

Bacaan Wudhu

  1. Doa Ketika Melihat Air

اَلْحَمْدُ ِللهِ الَّذِي جَعَلَ اْلمَاءَ طَهُوْرًا

Artinya :

“Segala puji hanyalah bagi Allah yang telah menjadikan Air suci lagi mensucikan.

  1. Doa Ketika Membasuh Pergelangan Tangan

اَللّٰهُمَّ احْفَظْ يَدَيَّ مِنْ مَعَاصِكَ كُلِّهَا

Artinya :

“Ya Allah peliharalah kedua tanganku dari semua perbuatan maksiat pada-Mu.”

  1. Doa Saat Akan Berkumur

اَللّٰهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ

Artinya :

“Ya Allah bantulah aku untuk selalu berdzikir kepadamu dan selalu memperbaiki ibadah kepadamu.”

  1. Doa Ketika Akan Membasuh Hidung

اَللّٰهُمَّ أَرِحْنِي رَائِحَةَ الجَـنَّةِ وَاَنْتَ عَنِّي رَاضٍ

Artinya :

“Ya Allah berikan aku penciuman wewangian surga dan keadaan Engkau terhadap diriku yang selalu meridhoi.”

  1. Doa ketika akan membasuh muka (dilakukan setelah membaca niat wudhu dalam hati).

اَللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِى يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ

Artinya :

“Ya Allah, putihkanlah wajahku pada hari dimana putihnya wajah-wajah dan hitamnya wajah-wajah.”

Baca juga : tata cara sholat taubat

Doa Sebelum Wudhu

نَوَيْتُ الْوُضُوْءَ لِرَفْعِ الْحَدَثِ اْلاَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى

Nawaitul-wudhuu’a liraf’il hadatsil ashghari fardhal lillaahi ta’aalaa.

“Aku niat berwudhu untuk menghilangkan hadast kecil, fardhu karena Allah Ta’ala.”

Doa Sesudah Wudhu

اَشْهَدُ اَنْ لاَّاِلَهَ اِلاَّاللهُ وَحْدَهُ لاَشَرِيْكَ لَهُ وَاَشْهَدُ اَنَّ مُحَمَّدًاعَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ.  اَللّٰهُمَّ اجْعَلْنِىْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِىْ مِنَ الْمُتَطَهِّرِيْنَ وَجْعَلْنِيْ مِنْ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ

Artinya :

“Hamba bersaksi bahwa tidak ada Tuhan selain Allah Yang Maha Esa, Tidak ada sekutu bagi-Nya. Dan aku bersaksi bahwa Nabi Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya. Ya Allah, jadikanlah aku golongan orang yang bertaubat, golongan orang yang suci dan jadikan aku golongan hamba-hamba Mu yang sholeh.”

Baca Juga :  tata cara sholat tahajud

BACA  Jadwal Sholat | Hari Ini, Jakarta, Surabaya, Bali, Pekanbaru [Terbaru 2018]

Urutan Wudhu Yang Benar

Sebelum berwudhu kita harus membersihkan najis-najis yang ada pada anggota tubuh kita kalau memang ada najis.

Urutan wudhu yang benar ialah :

  1. Membaca basmallah “BIMILLAAHIR RAHMAANIR RAHIM”, sambil mencuci kedua belah tangan sampai pergelangan tangan dengan bersih.
  2. Selesai membersihkan tangan kemudian, berkumur-kumur tiga kali, sambil membersihkan kiki.
  3. Selesai berkumur lalu mencuci lubang hidung tiga kali.
  4. Selesai mencuci lubang hidung kemudian membasuh muka tigaa kali, mulai dari tempat tumbuhnya rambut kepala hingga bawah dagu dan dari telinga kanan ke telinga kiri sambil membaca niat muwdhu.
  5. Selsai membasuh muka, kemudian membasuh (memncuci) kedua tangan hingga siku-siku tiga kali.
  6. Setelah usai membasuh kedua tangan kemudian mengusap sebagian rambut kepala hingga tiga kali.
  7. Setelah usai membasuh sebagian rambut kepala, kemudian membasuh kedua telinga hingga tiga kali.
  8. Dan yang terakhir membasuh kedua belah kaki sampai mata kaki sebanyak tiga kali.

Perlu diketahui bahwa, Dalam melaksanakan pekerjaan ini (Urutan Wudhu) wajib dikerjakan berturut-turut, artinya harus sesuai dengan rukun wudhu yang baik dan benar seperti yang telah dijelaskan.

Leave a Reply