Doa Sholat Tahajud dan Artinya Sesuai Sunnah | Niat, Tata Cara, Dzikir [Lengkap]

Sholat Tahajud adalah sholat malam atau disebut juga (Sholatul lail) karena waktu untuk melaksanakan sholat ini dilakukan pada malam hari sesudah tidur dan waktu yang paling utama dikerjakan akhir sepertiga malam sampai masuk waktu subuh dan ditutup dengan Sholat witir.

Doa Setelah Sholat Tahajud Dan Artinya

Pada dasarnya sholat tahajud sama seperti ibadah Sholat sunnah lainnya, yang berbeda yaitu bacaan niatnya dan waktu mengerjakan sholat tahajut dilakukan di sepertiga malam. Berikut ini Rejeki Nomplok akan memeberikan doa sesudah sholat tahajud kepada teman-teman semua seperi yang dilakukan Rasulullah SAW.

اَللّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ نُوْرُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ قَيِّمُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ رَبُّ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ لَكَ مُلْكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَمَنْ فِيْهِنَّ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ مَلِكُ السَّمَاوَاتِ وَاْلأَرْضِ وَلَكَ الْحَمْدُ أَنْتَ الْحَقُّ وَوَعْدُكَ الْحَقُّ وَقَوْلُكَ الْحَقُّ وَلِقَاؤُكَ الْحَقُّ وَالْجَنَّةُ حَقٌّ وَالنَّارُ حَقٌّ وَالنَّبِيُّوْنَ حَقٌّ وَمُحَمَّدٌ حَقٌّ وَالسَّاعَةُ حَقٌّ اَللّهُمَّ لَكَ أَسْلَمْتُ وَعَلَيْكَ تَوَكَّلْتُ وَبِكَ آمَنْتُ وَإِلَيْكَ أَنَبْتُ وَبِكَ خَاصَمْتُ وَإِلَيْكَ حَاكَمْتُ. فَاغْفِرْ لِيْ مَا قَدَّمْتُ وَمَا أَخَّرْتُ وَمَا أَسْرَرْتُ وَمَا أَعْلَنْتُ أَنْتَ الْمُقَدِّمُ وَأَنْتَ الْمُؤَخِّرُ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ أَنْتَ إِلٰهِيْ لاَ إِلٰهَ إِلاَّ أَنْتَ

Artinya :

Ya, Allah, Bagi-Mu segala puji, Engkau cahaya langit dan bumi beserta isinya. Bagi-Mulah segala puji. Engkau raja punguasa langit dan bumi serta segala isinya. Bagi-Mulah pemancar cahaya langit dan bumi. Bagi Mulah segala puji, Engkaulah yang hak, dan janji-Mu adalah benar, dan perjumpaan-Mu adalah hak, dan neraka adalah hak, dan nabi-nabi itu hak, dan nabi Muhammad SAW.

Adalah benar dan saat hari kiamat itu adalah benar. Ya Allah, kepada-Mulah aku berserah diri dan kepada-Mulah aku beriman dan kepada-Mulah aku bertawakal, kepada engkau jualah aku kembali dan kepada-Mulah aku rindu dan kepada Engkaulah aku berhukum.

Ampunilah aku atas dosa yang telah aku lakukan dan yang kemudian baik yang aku sembunyikan maupun yang aku nyatakan. Engkaulah Tuhan terdahulu dan Tuhan yang terakhir. Tidak ada Tuhan melainkan Engkau atau tidak ada Tuhan selain Engkau. Tiada daya dan kekuatan melainkan dengan Allah.

Baca juga : Doa

Niat Sholat Tahajud

Bacaan niat sholat Tahajjud sangatlah pendek, sehingga sangat mudah untuk diingat yaitu :

اُصَلِّى سُنَّةً التَّهَجُّدِ رَكْعَتَيْنِ مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Ushalli Sunnatat Tahajjudi Rak’a taini Lillahi ta’aalaa.

Jika kita niat dalam bahasa Indonesia yaitu:

Aku niat sholat Tahajjud dua rakaat karena Allah Ta’ala.”

Tata Cara Sholat Tahajud

erakan sholat tahajud tidak berbeda dengan gerakan sholat fardhu dan sunnah lain. Berikut tata cara melaksanakan sholat Tahajud, serta langkah-langkah yang harus dilaksanakan ialah :

  1. Membaca niat sholat Tahajud dengan pelan serta menghayati artinya dalam hati.
  2. Takbiratul Ihram, mengucapkan takbir (Allahhuakbar) sambil mengangkat kedua tangan ke atas seperti takbir sholat biasanya.
  3. Berdiri bagi yang mampu (khusus Sholat fardhu),  Sholat sunat boleh duduk walaupun mampu .
  4. Membaca surat Al-fatihah (lebih baik lagi jika membaca doa iftitah karena sifatnya sunnah).
  5. Membaca surat pendek Al Quran seperti An-Nas, Al-Ikhlas, Al-Falaq, atau surat lainnya dalam Al Quran (perlu diketahui juga bahwa membaca ayat atau surat tertentu hukumnya sunnah, bukan wajib).
  6. Melakukan gerakan ruku (Ruku dengan thumaninah), i’tidal  (I’tidal dengan thumaninah), sujud (sujud dua kali dengan thumanina), hingga salam sambil membaca bacaan untuk gerakan tersebut (membaca Tasyahud atau Tahiyyaat akhir pada duduk akhir dan shalawat atas Nabi saw pada duduk akhir).
  7. Untuk rakaat selanjutnya, ikuti langkah 2-6 dengan tertib.
  8. Gerakan sholat diakhiri dengan salam. Setelah sholat, disunahkan membaca Wirit, Tasbih, Tahmid, Takbir, Sholawat, Istigfar, dan Doa Sholat Tahajud.
BACA  Dahsyatnya Doa Nabi Sulaiman AS

Bacaan Sholat Tahajud

Dari subab tatacara sholat Tahajud diatas dapat kita ketahui, bacaan sholat Tahajud tidaklah berbeda dengan sholat Fardhu, seperti ;

  1. Diawali dengan membaca surat Al-Fatihah dan di sunnah kan membaca doa iftitah agar lebih baik lagi.
  2. Membaca surat-surat pendek seperti Al- Ikhlas, Al-Ashr, dan surat lainnya pada jus 30. Namun perlu di ketahui membaca potongan surat dengan ayat yang lebih panjang lebih utama, seperti yang dijelaskan fadillah Tahajud dengan membaca 10, 100, atau 1000 ayat dibawah ini.

عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ قَامَ بِعَشْرِ آيَاتٍ لَمْ يُكْتَبْ مِنْ الْغَافِلِينَ وَمَنْ قَامَ بِمِائَةِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْقَانِتِينَ وَمَنْ قَامَ بِأَلْفِ آيَةٍ كُتِبَ مِنْ الْمُقَنْطِرِينَ

Dari  Abdullah bin Amru bin Al ‘Ash Rasulullah SAW bersabda:“Barang siapa yang bangun untuk melaksanakan Sholat malam  kemudian membaca sepuluh ayat  al-quran, maka ia tidak akan dicatat sebagai orang-orang yang lupa.

Barang siapa yang  bangun untuk  Sholat malam dengan membaca seratus ayat, maka dia akan dicatat sebagai orang-orang yang tunduk, dan barang siapa bangun untuk Sholat malam  dengan membaca seribu ayat, maka dia akan dicatat sebagai  golongan orang-orang yang mendapat pahala berlipat-lipat (muqanthirin)”.  HR Abu Dawud 1190, shahih.

Baca juga : doa sholat dhuha

Dzikir Setelah Sholat Tahajud

أَسْتَغْفِرُ اللَّهَ الْعَظِيمَ الَّذِي لَا إِلَهَ إِلَّا هُوَ الْحَيَّ الْقَيُّومَ وَأَتُوبُ إِلَيْه

Astaghfirullahal’adzim alladzi la ilaha illa huwal hayyul qoyyumu wa-atubu ilaih”. (Hamba memohon ampunan kepada Allah yang Maha Agung, yang tidak ada Tuhan selain Dia Yang Maha Hidup lagi Maha Berdiri Sendiri, dan Hamba bertaubat kepada Allah).

Lafadz dzikir ini dibacakan sebanyak-banyaknya atau minimal 33 kali sampai 100 kali. setelah itu bisa dilanjutkan dengan membaca Tasbih (subhanallah walhamdulillah wala ilaha illallah wallahu akbar) dan Shalawat Nabi (allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa ala ali sayyidina muhammad). Dibacakan sebanyak 32 kali atau lebih agar ibadah lebih sempurna.

Waktu Sholat Tahajud

Mengenai waktu yang tepat ada banyak pendapat,  tahajjud bisa dilaksanakan setelah waktu isya’ namun dari banyak pendapat hampir semua sepakat waktu yang paling utama dikerjakan akhir sepertiga malam sampai masuk waktu subuh dan ditutup dengan Sholat witir.

Perhitungan waktu sepertiga malam :

  1. Pertama: Kira-kira pukul 19.00 s/d pukul 22.00
  2. Kedua : Kira-kira pukul 22.00 s/d pukul 01.00
  3. Ketiga : Kira-kira pukul 01.00 s/d masuk waktu subuh

Ibnu Rajab Al Hambali mengatakan, “Waktu tahajud di malam hari adalah sebaik-baik waktu pelaksanaan Sholat sunnah. Ketika itu hamba semakin dekat dengan Rabbnya. Waktu tersebut adalah saat dibukakannya pintu langit dan terijabahinya (terkabulnya) do’a. Saat itu adalah waktu untuk mengemukakan berbagai macam hajat kepada Allah.”

BACA  Doa Setelah Sholat Fardhu | Wirid, Dzikir Lengkap Sesuai Sunnah

Berapa Rakaat Sholat Tahajud

Sholat Malam Tahajud ini dikerjakan dengan Minimal 2 Rakaat dan maksimal sebanyak – banyaknya tanpa ada batasan. Sholat  tahjut seperti sholat sunah lainnya yaitu dilakukan dengan 1 kali salam.

Hadits Shahih dari Zaid bin Al Juhani yang mengatakan bahwa : ” Zaid bin Al Juhani tau memperhatikan Sholat malam yang dikerjakan oleh Nabi Muhammad SAW. Nabi, mengerjakan dua rakaat ringan, setelah itu Nabi mengerjakan dua rakaat yang panjang, lalu Nabi kerjakan Sholat dua rakaat yang lebih ringan dari sebelumnya.

Setelah itu Nabi kerjakan Sholat 2 Rakaat lagi yang lebih ringan dari sebelumnya. Nabi pun kerjakan Sholat 2 Rakaat lagi yang lebih ringan dari sebelumnya, dan Nabi pun kerjakan Sholat 2 Rakaat lagi yang lebih ringan dari sebelumnya. Dan yang terakhir Beliau Berwitir sehingga jadilah Beliau mengerjakan Sholat Malam ketika itu sebanyak 13 Rakaat dengan Sholat Witir sebanyak 1 Rakaat ”.

Terlepas dari itu, bolehkah mengerjakan Sholat Malam lebih dari 13 Rakaat ?seperti yang dilakukan oleh Rasulullah SAW?  jawabannya boleh, karena Sholat Sunnah ialah Amalan Ibadah yang baik sehingga tak ada batasan jumlah raka’atnya.

Dalam hal ini terdapat Hadits Muhammad Shallallahu alaihi wasallam dan menyelisihi pilihan yang beliau pilih untuk dirinya sendiri ”. Dari penjelasan Al-Qadhi Iyadh kita boleh melaksakan sholat sunnah malam lebih dari 13 rakaat baik tahajut mapun sholat sunnah lainnya dan hal ini bukan termasuk dalam perbuatan Bid’ah.

Baca juga : tata cara sholat tahajud

Keutamaan Sholat Tahajud

Pertama: Sholat tahajud adalah sifat orang bertakwa dan calon penghuni surga. Allah Ta’ala berfirman :

إِنَّ الْمُتَّقِينَ فِي جَنَّاتٍ وَعُيُونٍ >15< آَخِذِينَ مَا آَتَاهُمْ رَبُّهُمْ إِنَّهُمْ كَانُوا قَبْلَ ذَلِكَ مُحْسِنِينَ >16< كَانُوا قَلِيلًا مِنَ اللَّيْلِ مَا يَهْجَعُونَ >17< وَبِالْأَسْحَارِ هُمْ يَسْتَغْفِرُونَ <18

Sesungguhnya orang-orang yang bertaqwa itu berada dalam taman-taman (syurga) dan mata air-mata air, sambil menerima segala pemberian Rabb mereka. Sesungguhnya mereka sebelum itu di dunia adalah orang-orang yang berbuat kebaikan. Di dunia mereka sedikit sekali tidur di waktu malam. Dan selalu memohonkan ampunan diwaktu pagi sebelum fajar.” (QS. Adz Dzariyat: 15-18).

Kedua: Tidak sama antara orang yang Sholat malam dan yang tidak.

Allah Ta’ala berfirman,

أَمْ مَنْ هُوَ قَانِتٌ آَنَاءَ اللَّيْلِ سَاجِدًا وَقَائِمًا يَحْذَرُ الْآَخِرَةَ وَيَرْجُو رَحْمَةَ رَبِّهِ قُلْ هَلْ يَسْتَوِي الَّذِينَ يَعْلَمُونَ وَالَّذِينَ لَا يَعْلَمُونَ إِنَّمَا يَتَذَكَّرُ أُولُو الْأَلْبَابِ

(Apakah kamu hai orang musyrik yang lebih beruntung) ataukah orang yang beribadat di waktu-waktu malam dengan sujud dan berdiri, sedang ia takut kepada (azab) akhirat dan mengharapkan rahmat Tuhannya? Katakanlah: “Adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui?” Sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran. ” (QS. Az Zumar: 9).

Yang dimaksud qunut dalam ayat ini bukan hanya berdiri, namun juga disertai dengan khusu’. Salah satu maksud ayat ini, “Apakah sama antara orang yang berdiri untuk beribadah (di waktu malam) dengan orang yang tidak demikian? Jawabannya, tentu saja tidak sama.

Ketiga: Sholat tahajud adalah sebaik-baik Sholat sunnah.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

BACA  10 Doa Terbaik Agar Anak Sholeh dan Sholehah

أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ شَهْرِ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ وَأَفْضَلُ الصَّلَاةِ بَعْدَ الْفَرِيضَةِ صَلَاةُ اللَّيْلِ

“Sebaik-baik puasa setelah puasa Ramadhan adalah puasa pada bulan Allah –Muharram-. Sebaik-baik Sholat setelah Sholat wajib adalah Sholat malam.”

Keempat: Sholat tahajud adalah kebiasaan orang sholih.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

عَلَيْكُمْ بِقِيَامِ اللَّيْلِ فَإِنَّهُ دَأْبُ الصَّالِحِيْنَ قَبْلَكُمْ وَهُوَ قُرْبَةٌ إِلَى رَبِّكُمْ وَمُكَفِّرَةٌ لِلسَّيِّئَاتِ وَمَنْهَاةٌ عَنِ الإِثْمِ

Hendaklah kalian melaksanakan qiyamul lail (sholat malam) karena sholat malam adalah kebiasaan orang sholih sebelum kalian dan membuat kalian lebih dekat pada Allah. Sholat malam dapat menghapuskan kesalahan dan dosa. ”

Kelima: Sebaik-baik orang adalah yang melaksanakan sholat tahajud.

Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengatakan mengenai ‘Abdullah bin ‘Umar,

« نِعْمَ الرَّجُلُ عَبْدُ اللَّهِ ، لَوْ كَانَ يُصَلِّى بِاللَّيْلِ » . قَالَ سَالِمٌ فَكَانَ عَبْدُ اللَّهِ لاَ يَنَامُ مِنَ اللَّيْلِ إِلاَّ قَلِيلاً

“Sebaik-baik orang adalah ‘Abdullah (maksudnya Ibnu ‘Umar) seandainya ia mau melaksanakan sholat malam.”

Manfaat Sholat Tahajud

Rasulullah bersabda, “Barang siapa menjaga sholat tahajud dengan sungguh-sungguh, maka Allah memberinya sembilan kemuliaan, terdiri dari lima kemuliaan didunia dan empat di akhirat.”

Kemuliaan di dunia:

  1. Allah jauhkan dari bencana
  2. Tanda kesholehan memancar diwajahnya
  3. Akan dicintai hamba Allah yang sholeh pula dan disegani manusia
  4. Bicaranya jadi hikmah dan berwibawa
  5. Mudah memahami Agama Allah.

Kemuliaan di akhirat:

  1. Bangkit dengan wajah penuh cahaya
  2. Mudah saat di hisab
  3. Seperti kilat menyambar melewati shirot
  4. Menerima catatan amal dari sebelah kanan.

Manfaat sholat Tahajud Untuk Kesehatan

  1. Metabolisme karbohidrat dan asam amino dengan meningkatkan konsentrasi gula dalam darah.

Pada orang yang tidak melaksanakan sholat tahajud, kadar kortisolnya menjadi menaik, membuat metabolisme karbohidrat dan asam amino tinggi, sehingga konsentrasi gula dalam darah menjadi naik. Sebaliknya dengan orang yang melaksanakan sholat tahajud, kadar kortisolnya menjadi menurun, sehingga mempengaruhi turunnya gula dalam darah.

  1. Memperkuat kerja jantung dan merangsang epinephrin dan angiotensin II.

Bagi orang yang tidak melaksanakan sholat tahajud, kadar kortisolnya menjadi menaik, sehingga merangsang peningkatan epinephrin yang berakibat meningkatnya kerja jantung dan kontraksi pembulu darah (Vasokontriktor). Sebaliknya, dengan orang yang melaksanakan sholat tahajud, kadar kortisolnya menjadi menurun, dapat merendahkan epinephrin, sehingga kerja jantung stabil dan pembuluh darah tidak kontraksi.

  1. Menghambat Ekskresi Urine

Bagi orang yang tidak sholat melakukankan tahajud, kadar kortisolnya menjadi menaik, dapat menghambat ekskresi urine sehingga mampu menimbukan beban ginjal yang berlebihan. Sebaliknya dengan orang yang melakukan sholat tahajud kadar kortisolnya menjadi rendah, tidak menghambat ekskresi urine (stagnasi cairan) sehingga beban ginjal tidak berlebihan.

  1. Menyebabkan perubahan EEG pada otak dan jiwa (euforia, depresi, mudah tersinggung, emosi yang labil)

Bagi orang yang tidak melakukan sholat tahajud, kadar kortisolnya menjadi manaik, dapat mengakibatkan perubahan EEG pada otak dan jiwa, di antaranya yaitu menyebabkan depresi, mudah tersinggung, emosi labil dan euforia. Sebaliknya dengan orang yang melaksanakan sholat tahajud, kadar kortisolnya menjadi menurun sehingga EEG stabil dan normal.

  1. Menghambat pembentukan limfosit.

Bagi orang yang tidak sholat melaksanakan tahajud, kadar kortisolnya menjadi menaik, sehingga dapat menghambat pembentukan limfosit. Sebaliknya dengan orang yang melaksanakan sholat tahajud, kadar kortisolnya menjadi menurun sehingga limfosit tidak terhambat.

Leave a Reply