Doa Sholat Dhuha | Tata Cara, Niat dan Bacaannya [Lengkap]

Halo saudaraku, teman-teman rejeki nomplok. Kali ini kita akan sharing sholat dhuha baik tatacara sholat dhuha, doa sholat dhuha hingga bacaan-bacaan yang ada ketika ketika kita melakukan sholat dhuha.

Shalat dhuha adalah salah satu dari sekian macam shalat sunnah yang ada dan dianjurkan oleh Nabi Muhammad (Sunnah Mu’akkadah) untuk dilakukan selain shalat tahajud,shalat sunnah rawatib, shalat witir, dan  lain-lain. Mungkin teman-teman rejeki nomplok ada yang baru tau bahwa sholat dhuha bisa menggantikan amalan sedekah lho . Dari Abu Dzar Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi Wa Sallam pernah bersabda,

يُصْبِحُ عَلَى كُلِّ سُلاَمَى مِنْ أَحَدِكُمْ صَدَقَةٌ فَكُلُّ تَسْبِيحَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَحْمِيدَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَهْلِيلَةٍ صَدَقَةٌ وَكُلُّ تَكْبِيرَةٍ صَدَقَةٌ وَأَمْرٌ بِالْمَعْرُوفِ صَدَقَةٌ وَنَهْىٌ عَنِ الْمُنْكَرِ صَدَقَةٌ وَيُجْزِئُ مِنْ ذَلِكَ رَكْعَتَانِ يَرْكَعُهُمَا مِنَ الضُّحَى

ketika pagi hari diharuskan bagi seluruh persendian di antara kalian, untuk bersedekah. Setiap bacaan tasbih bisa sebagai sedekah. Setiap bacaan tahmid bisa sebagai sedekah. Setiap bacaan tahlil  bisa sebagai sedekah. Dan setiap bacaan takbir juga bisa sebagai sedekah. Begitu pula amar ma’ruf  dan nahi mungkar  adalah sedekah. Ini semua bisa dicukupi dengan melaksanakan shalat Dhuha sebanyak 2 raka’at“.

Betapa indahnya agama islam, kita sebagai khalifah di Bumi ini sudah di beri kunci-kunci untuk bekal kita kelak diakhirat salah satunya dengan bersedekah (sholat dhuha). Untuk mengetahui lebih dalam sholat sunnah dhuha mari simak penjelasan-penjelasan sholat dhuha.

 

Sholat sunnah Dhuha

Niat Sholat Dhuha

Seperti melaksana sholat-sholat sunnah lainnya sudah pasti untuk melaksanakan sholat dhuha, kita terlebih dahulu mengetahui niat sholat dhuha.  Berikut adalah doa niat sholat dhuha:

Ushollii Sunnaatad dhuha Rak’ataini Mustaqbilal Qiblati Adaa-an Lillaahi Ta’aala“.

Dalam bahasa Indonesia yang mempunyai arti ” Saya Niat Sholah Sunnah Dhuha 2 Rakaat Menghadap Kiblat Karena Allah Ta’ala”.

Tata Cara Sholat Dhuha

Shalat Dhuha adalah sholat sunnah yang dilakukan seorang muslim ketika matahari sedang naik kira-kira ketika matahari mulai naik kurang lebih 7 hasta sejak terbitnya atau kurang lebih pukul tujuh pagi hingga akan tiba waktu dzuhur. Jumlah rakaat sholat sunnah dhuha bisa dengan 2, 4, 8 atau 12 rakaat. Dan dilakukan dalam satuan 2 rakaat sekali salam.

BACA  Dahsyatnya Doa Nabi Sulaiman AS

Dalam melakasanakan sholat sunnah dhuha, bisa kita lakukan secara berjama’ah atau juga bisa dilakukan secara sendirian. Untuk melakukan sholat sunnah dhuha pertama kali yang kita harus lakukan adalah dalam kondisi suci, kemudian kita baru bisa menunaikan sholat dhuha.

Jika kita sudah dalam keadaan suci atau sudah berwudhu maka langkah selanjutnya adalah membaca niat. Niat sholat dhuha bisa kita ucapkan dengan cara lisan atau dalam hati. Madzhab imam syafi’i adalah dengan cara diucapkan, dalam pelaksanaan niat  bergantung pada madzhab apa yang anda ikuti, ada yang dibaca dan ada yang sekedar niat.

Kemudian melakukan takbiratul ihrom, laku kita membaca doa ifititah di sambung dengan surat al Fatihah serta surat yang kita bisa atau hafal.

Baca juga: Tata Cara Sholat Tahajud Niat, Doa dan Keutamaannya Lengkap

berwudhu sebelum sholat dhuha

Bacaan Sholat Dhuha

Dalam bacaan surat ketika melakukan sholat sunnah dhuha ada yang mengatakan raka’at pertama membaca surat Asy-Syam lalu rakaat kedua membaca surat Adh dhuha atau bisa membaca surat yang kita sudah hafal. Karena tidak ada perintah khusus dalam melaksanakan sholat dhuha untuk membaca surat yang dianjurkan.

Kita juga boleh-boleh saja membaca surat pada raka’at 1 dan 2 yaitu surat Adh dhuha karena memiliki nilai-nilai yang baik dan dapat kita amalkan dalam kehidupan kita.

Sujud ketika sholat dhuha

Doa Setelah Sholat Dhuha

اَللهُمَّ اِنَّ الضُّحَآءَ ضُحَاءُكَ، وَالْبَهَاءَ بَهَاءُكَ، وَالْجَمَالَ جَمَالُكَ، وَالْقُوَّةَ قُوَّتُكَ، وَالْقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ، وَالْعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اَللهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَآءِ فَأَنْزِلْهُ وَاِنْ كَانَ فِى اْلاَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَاِنْ كَانَ مُعَسَّرًا فَيَسِّرْهُ وَاِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَاِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ بِحَقِّ ضُحَاءِكَ وَبَهَاءِكَ وَجَمَالِكَ وَقُوَّتِكَ وَقُدْرَتِكَ آتِنِىْ مَآاَتَيْتَ عِبَادَكَ الصَّالِحِيْنَ

 

Ya Allah, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha Mu. Keagungan adalah keagunan Mu. Keindahan adalah keindahan Mu. Kekuatan adalah kekuatan Mu. Penjagaan adalah penjagaan Mu.

Ya Allah, jika rezeki hamba berada di atas langit maka turunkanlah. Jika berada di dalam bumi maka keluarkanlah. Jika sukar mudahkanlah.  Jika haram sucikanlah. Jika jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha Mu, Kekuasaan Mu Wahai Tuhanku, Limpahkanlah kepada ku segala yang telah engkau limpahkan kepada hamba-hamba Mu yang sholeh”.

BACA  Bacaan Sholat Muhammadiyah Lengkap Beserta Artinya

Waktu Sholat Dhuha

Waktu tiba untuk melaksanakan sholat sunnah dhuha dibagi menjadi 2 yaitu:

Waktu pertama, ketika setelah matahari terbit dan menjulang tinggi hingga setinggi tombak, kira-kira 15 menit setelah matahari terbit. Kedua atau akhir waktu sholat yaitu, dekat dengan waktu syawal saat matahari akan tergelincir ke barat. Untuk waktu paling utama dalam melaksanakan sholat sunnah dhuha adalah ketika kondisi semakin panas seperti yang dijelaskan pada hadist berikut :

أَنَّ زَيْدَ بْنَ أَرْقَمَ رَأَى قَوْمًا يُصَلُّونَ مِنْ الضُّحَى فَقَالَ أَمَا لَقَدْ عَلِمُوا أَنَّ الصَّلَاةَ فِي غَيْرِ هَذِهِ السَّاعَةِ أَفْضَلُ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ صَلَاةُ الْأَوَّابِينَ حِينَ تَرْمَضُ الْفِصَالُ

Sesungguhnya Zaid bin Arqam melihat kaum melakukan shalat dhuha. Kemudian Zaid bin Arqam berkata “Apakah mereka belum mengetahui bahwa, shalat pada selain waktu ini lebih utama Sesungguhnya. dahulu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, bahwa shalat al-awwabîn ialah ketika seekor anak onta kepanasan”.

waktu sholat dhuha

Keutamaan Sholat Dhuha

Sholat sunnah dhuha selain sholat sunnah yang Mu’akkadah, sholat sunnah ini memiliki keutamaan diantaranya :

1. Simpel namun Pahalanya Seperti Sedekah

Seperti hadist yang telah kita bahas, bahwa sholat dhuha salah satunya sebagai sedekah diantara 360 persendian kita. Sedekah bisa juga dengan tersenyum dan hal-hal baik lainnya, namun jika kita tidak mampu melakukannya karena suatu hal tertentu kita dapat menggantinya dengan melakasakan 2 raka’at sholat sunnah dhuha.

2. Sholat Dhuha Sebagai Investasi Amal Cadangan

Kita tahu bahwa kelak kita dipertanyakan amalan yang telah kita lakukan di Dunia, pertama kali dipertanggungjawabkan adalah sholat wajib kita. Maka untuk menyempurnakan sholat wajib, kita bisa melakukan sholat sunnah salah satunya yaitu sholat dhuha. Maka apa bila kita mampu melaksanakan sholat dhuha dengan terus menerus tanpa disadari bahwa kita telah berinvestasi.

3. Ghanimah atau Keuntungan Besar

Pada suatu kisah, Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam pernah mengirim pasukan muslimin untuk berperang melawan musuh Allah SWT, pada akhirnya pasukan Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menang dan mendapatkan harta musuh Allah SWT.

Saat itu Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam menjelaskan ada yang lebih utama dan lebih baik dari mudahnya memperoleh kemenangan dan harta rampasan perang yaitu sholat dhuha, seperti yang dijelaskan pada hadist berikut:

BACA  Tata Cara Sholat Tahajud | Niat, Doa dan Keutamaannya [Lengkap]

Dari Abdulloh bin Amr bin Ash, ia berkata “Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam mengirim pasukan perang, kemudian pasukan tersebut mendapatkan harta rampasan perang yang banyak dan cepat kembali dari medan perang. Orang-orangp ramai memperbincangkan cepat selesainya perang, banyaknya harta rampasan, dan cepat kembalinya mereka.

Maka Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda “Maukah aku tunjukkan kepada kalian semua sesuatu yang lebih cepat dari selesai perangnya, lebih banyak harta rampasan serta cepatnya kembali. Yaitu orang yang mau melaksanakan wudhu lalu menuju masjid untuk melaksanakan sholat sunah dhuha. Dialah yang lebih cepat selesai dari perangnya dan lebih cepat kembalinya.”Hadist riwayat Ahmad.

Manfaat Sholat Dhuha

Sholat dhuha memiliki beberapa manfaat diantaranya :

Sholat Dhuha Baik Untuk Kesehatan

  1. Olahraga Tanpa Disadari
  2. Melancarkan Peredaran Darah
  3. Menormalkan Produksi Hormon

Sholat Dhuha Baik Untuk Rohani

  1. Membuat Jiwa Lebih Tenang
  2. Menghilangkan Stress

Sholat Dhuha Bisa Untuk Kecantikan

  1. Wajah Menjadi Bersih
  2. Wajah Menjadi Berseri

Sholat Dhuha Untuk Kesuksesan

  1. Membuka Pintu Rizqi

Batas Waktu Sholat Dhuha

Seperti yang dijelaskan di atas bahwa waktu pertama melaksanakan sholat dhuha, yaitu ketika setelah matahari terbit dan menjulang tinggi hingga setinggi tombak atau sekitar jam 07.00 Kedua atau akhir waktu sholat yaitu, dekat dengan waktu syawal saat matahari akan tergelincir ke barat sekitar jam 11.00. Untuk waktu paling utama dalam melaksanakan sholat sunnah dhuha adalah ketika kondisi semakin panas.

Dzikir Setelah Sholat Dhuha

Bagi kita yang memiliki waktu yang banyak ketika melaksanakan sholat dhuha, sangat bermanfaat sekali melakukan dzikir dan amalan-amalan lainnya. Karena dengan begitu kita dapat lebih mendekatkan diri dan memohon keda Allah SWT.

dzikir setelah sholat dhuha

Banyak ulama menyarankan amalan-amalan diantaranya membaca surat al ma’tsurat, yasin, Al waqiah dan surat pilahan lainnya serta membaca  99 asmaul husna. Berikut Dzkir yang dapat kita pakai ketika melaksanakan sholat dhuha:

  1. Astagfirullaahal-‘azhiim, “bisa dibaca 3 hingga 33 kali.
  2. Subhanallahi Wa bihamdihi “Membaca kalimat tasbih hingga 100 kali.
  3. Kemudian membaca sholawat. “allahumma sholli ala sayyidina muhammad wa ala ali sayyidina muhammad”
  4. Kemudian lanjutkan memohon doa dengan khusyuk apa yang kita panjatkan kepada Allah SWT.

Leave a Reply