Dahsyatnya Doa Nabi Sulaiman AS

Nabi Sulaiman AS adalah putra Nabi Daud. Sejak kanak-kanak, sudah tampak kecerdasannya. Maka, tidak heran jika pada usia 13 tahun, Nabi Sulaiman AS menjadi raja menggantikan ayahnya Nabi Daud AS.

Sebagai raja, Nabi Sulaiman AS terkenal sebagai penguasa yang agung. Tidak ada satu kerajaan pun yang dapat menandingi kekuasaannya. Beliau memiliki otak yang jenius, kekayaan yang berlimpah dan kekuasaan yang luas terhadap manusia, binatang, angin, lautan, serta jin.

Karena kekayaannya yang berlimpah istana megah Nabi Sulaiman AS sangat indah. Dibangun dengan gotong-royong manusia, binatang, dan jin. Dindingnya terbuat dari batu pualam, tidang dan pintunya dari emas dan tembaga, atapnya dari perak, hiasan dan ukirannya dari mutiara, intan dan berlian.

Doa Nabi Sulaiman AS Mensyukuri Nikmat Allah SWT

ٱلۡحَمۡدُ لِلَّهِ ٱلَّذِي فَضَّلَنَا عَلَىٰ كَثِيرٖ مِّنۡ عِبَادِهِ ٱلۡمُؤۡمِنِينَ

“Segala puji bagi Allah yang melebihkan kami dari kebanyakan hamba-hambanya yang beriman” (Qs. An-Naml: 15)

Bacalah doa ini (Qs. An-Naml: 15) setiap memperoleh suatu kenikmatan dari Allah SWT. Dalam doa ini, terkandung sebuah pesan agar kita menjadi orang yang pandai bersyukur, terutama bila kita memperoleh nikmat atau kelebihan. Misalnya, bersyukur karena telah menjadi juara dalam sebuah lomba, juara kelas, memiliki harta yang cukup, memiliki orang tua dan saudara, dan sebagaianya. Semua nikmat Allah SWT wajib kita syukuri.

Doa Nabi Sulaiman Memohon Dikaruniai Kekayaan/Kerajaan

قَالَ رَبِّ ٱغۡفِرۡ لِي وَهَبۡ لِي مُلۡكٗا لَّا يَنۢبَغِي لِأَحَدٖ مِّنۢ بَعۡدِيٓۖ إِنَّكَ أَنتَ ٱلۡوَهَّابُ

“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan anugerahkanlah kepadaku kerajaan yang tidak dimiliki oleh seorang juapun sesudahku, sesungguhnya Engkaulah Yang Maha Pemberi” (Qs. Shaad: 35)

Allah mengabulkan doa Nabi Sulaiman AS dengan memberikan anugerah dan pengetahuan yang besar serta melimpahkan kekuasaan yang besar dan wewenang yang kuat atas Nabi Sulaiman AS. Dalam ayat-ayat yang menceritakan kehidupannya, berbagai perincian mengenai kekayaan, kewenangan, dan bagaimana dia menggunakan pengetahuannya telah disampaikan. Keberkahan yang dikaruniakan kepada Nabi Sulaiman AS membuatnya semakin bersyukur kepada sang pencipta langit dan bumi, Allah SWT.

Doa Nabi Sulaiman Agar Menjadi Hamba yang Selalu Bersyukur

رَبِّ أَوۡزِعۡنِيٓ أَنۡ أَشۡكُرَ نِعۡمَتَكَ ٱلَّتِيٓ أَنۡعَمۡتَ عَلَيَّ وَعَلَىٰ وَٰلِدَيَّ وَأَنۡ أَعۡمَلَ صَٰلِحٗا تَرۡضَىٰهُ وَأَدۡخِلۡنِي بِرَحۡمَتِكَ فِي عِبَادِكَ ٱلصَّٰلِحِينَ

“Ya Tuhanku berilah aku ilham untuk tetap mensyukuri nikmat Mu yang telah Engkau anugerahkan kepadaku dan kepada dua orang ibu bapakku dan untuk mengerjakan amal saleh yang Engkau ridhai; dan masukkanlah aku dengan rahmat-Mu ke dalam golongan hamba-hamba-Mu yang saleh” (Qs. An-Naml: 19)

Ayat di atas diucapkan oleh Nabi Sulaiman AS ketika beliau bersama pasukannya melintasi sarang semut sehingga semut-semut itu menjadi ketakutan. Suatu anugrah dari Allah kepada Nabi Sulaiman AS karena beliau dapat mendengar perkataan semut-semut itu. Oleh karena itu, Nabi Sulaiman mensyukuri nikmat yang telah diberikan Allah SWT sehingga memerintahkan ratu semut untuk segera masuk ke dalam sarangnya.

Ayat di atas juga mengandung permohonan supaya kita mampu melaksanakan perbuatan-perbuatan yang diridhai Allah SWT dan dimasukkan ke dalam golongan orang-orang yang shaleh.

Doa tersebut sangat baik kita amalkan agar kita selalu menjadi orang yang pandai bersyukur dan tidak sombong kepada Allah SWT.

Hikmah dan Pelajaran

Hikmah yang bisa kita ambil dari doa-doa Nabi Sulaiman AS yaitu jika kita sudah dikaruniai rezeki oleh Allah SWT, jangan lupa untuk mensyukurinya. Allah SWT senantiasa akan menambah rezeki kita bila kita mensyukurinya, namun bila kita mengingkarinya sesungguhnya azab Allah sangatlah pedih (lihat Qs. Ibrahim: 7).

Sesungguhnya rezeki, ketenaran dan kesuksesan adalah karunia dari Allah SWT untuk menguji kita apakah kita bersyukur kepada Allah atau justru malah mengingkarinya.

Sungguh tidak tepat ketika ada orang sukses mengatakan “Kesuksesan ini adalah hasil kerja kerasku". Orang seperti ini tidak akan kekal kesuksesannya karena tidak bersyukur. Sebaiknya kita mengatakan “Kesuksesan ini adalah dari Allah agar aku mensyukurinya".

Sudahkah Anda bersyukur hari ini?

Leave a Reply

Share
Additional Info