Cara Mencegah Diabetes dengan Mengkonsumsi Sayur-sayuran Ini

Di artikel sebelumnya penulis telah mengulas buah-buahan yang dapat mencegah diabetes. Dengan mengkonsumsi buah-buahan dapat menjaga kesehatan tubuh dari berbagai macam penyakit terutama diabetes. Dan ternyata bukan hanya buah-buahan saja yang dapat mencegah diabetes, sayur-sayuran juga dapat mencegah diabetes lho. Nah, sayur-sayuran apa saja yang dapat mencegah diabetes? Yuk, simak di artikel ini ulasan mengenai sayur-sayuran yang dapat mencegah diabetes.

Brokoli

mencegah diabetes dengan brokoli

by pixabay.com

Brokoli memiliki zat sulforaphane yaitu zat yang dapat memperbaiki dan mengembalikan fungsi pembuluh darah yang rusak akibat kencing manis atau diabetes. Sebagaimana dinyatakan dalam sebuah jurnal, bahwa sulforaphane mampu merangsang produksi enzim-enzim yang dapat melindungi pembuluh darah dan menurunkan molekul-molekul yang menyebabkan kerusakan sel-sel secara signifikan.

Perlu diketahui, orang yang mengidap penyakit diabetes (kencing manis) memiliki risiko mengidap penyakit kardiovaskuler lebih besar hingga lima kali lipat. Seperti serangan jantung dan stroke, yang keduanya berkaitan dengan kerusakan sel-sel pembuluh darah.

Brokoli juga mengandung kromium, dimana peningkatan senyawa ini dalam tubuh akan mendorong peningkatan sensitivitas insulin dalam tubuh yang bermanfaat dalam pengendalian glukosa dan faktor-faktor terkait diabetes.

Untuk mendapatkan manfaat brokoli secara maksimal, maka harus diperhatikan hal-hal berikut.

  • Jangan menyimpan brokoli dalam freezer karena dapat merusak kandungan gizinya
  • Jangan merebus brokoli karena dapat menghilangkan kandungan gizinya sebanyak hampir 70 persen.
  • Untuk mengolahnya bisa dengan cara mengukus, menumis atau memanggangnya dalam microwave dalam waktu singkat.
  • Memanggangnya dengan microwave adalah cara terbaik. Karena brokoli akan memanfaatkan air yang terkandung dalam dirinya dalam proses pengolahan sehingga diperkirakan lebih dari 90 persen nutrisi dalam brokoli tetap terjaga.
  • Dibuat jus lebih bagus, boleh dikombinasikan dengan buah lainnya seperti apel dan wortel.

Kembang Kol

mencegah-diabetes-dengan-kembang-kol

by pixabay.com

Kembang kol sangat baik untuk mencegah diabetes. Karena kandungan kembang kol terdiri dari sumber vitamin C (asam askorbat), folat, vitamin K (phylloquinone), vitamin B-6, vitamin B1 (tiamin), B2 (riboflavin), B3 (niasin), dan sejumlah kecil vitamin E (alfa-tokoferol). Bunga kol juga menyediakan mineral penting seperti kalsium, magnesium, fosfor, kalium dan mangan tanpa kolesterol berbahaya. Kembang kol memiliki sumber protein dengan jumlah lemak jenuh yang sangat rendah. Kembang kol juga mengandung serat dan mengandung gula alami lebih rendah, jika dibandingkan dengan anggota keluarga lain seperti brokoli.

Zat bersifat antioksidan pada bunga kol membantu memperkuat sistem kekebalan tubuh dan membantu mengurangi risiko stroke, kanker dan penyakit neurodegenerative. Kembang kol juga berguna untuk menjaga kesehatan tulang, otak, keseimbangan elektrolit, menjaga kadar kolesterol, dan mencegah gangguan terhadap kardiovaskular.

Wortel

mencegah-diabetes-dengan-wortel

by pixabay.com

Wortel merupakan sayuran umbi yang seringkali digunakan oleh para ibu untuk melengkapi masakannya. Banyak sekali manfaat dari wortel, salah satunya untuk mencegah diabetes atau diet bagi penderita diabetes. Walaupun mempunyai rasa manis, bagi penderita diabetes (kencing manis) sangat baik jika mengonsumsi wortel mentah karena mempunyai indek glikemik hanya 16. Jika dimasak atau direbus ternyata indeks glikemik menjadi naik yang dapat mencapai sampai 92. Oleh sebab itu, bagi penderita diabetes dianjurkan untuk mengonsumsi wortel mentah, baik itu langsung dimakan atau dibuat jus.

Dalam sebuah penelititan wortel mentah dapat menurunkan kadar kolesterol darah. Pada satu studi, makan 200 g wortel mentah setiap pagi untuk sarapan dapat menurunkan 11 persen kadar kolesterol darah. Wortel juga dapat meningkatkan banyaknya feses yang dikeluarkan sampai 25 persen, yang membantu menjaga kesehatan usus.

Bayam

mencegah-diabetes-dengan-bayam

by pixabay.com

Bayam sangat bagus untuk mencegah diabetes, karena bayam tinggi akan beta-carotene serta vitamin C yang bertindak sebagai antioksidan. Antioksidan dapat menurunkan aktivitas pembentukan radikal bebas yang bisa merusak kerja sel tubuh. Bayam juga memiliki kandugan magnesium yang dapat membantu menurunkan risiko diabetes dengan perannya dalam perbaikan sensitivitas insulin.

Para peneliti dari Australia dan China menemukan kandungan folic acid dalam bayam. Folic acid adalah zat yang mudah larut dan mengandung vitamin B9. Zat tersebut mampu melindungi otot jantung dari meningkatnya kadar glukosa yang menyebabkan penyakit diabetes.

Bawang Putih

mencegah-diabetes-dengan-bawang-putih

by pixabay.com

Bawang putih dengan nama latin allium sativum memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, salah satunya mencegah diabetes. Bawang putih mengandung protein, vitamin A, B-1 dan C, juga terdiri dari mineral penting seperti kalsium, magnesium, kalium, besi dan selenium serta asam amino. Dalam bawang putih juga terdapat senyawa alisin yang berkhasiat menghancurkan pembentukan pembekuan darah dalam arteri, mengurangi gejala diabetes dan mengurangi tekanan darah

Bagi yang menderita diabetes bawang putih baik dikonsumsi setiap hari setelah makan. Pagi, siang, dan malam masing-masing dua atau tiga siung sekali makan. Bagi mereka yang bobot badannya di bawah 60 kg dianjurkan menggunakan dosis dua siung bawang atau setara dengan 7 gram sekali makan. Sedang bagi mereka yang berbobot lebih dari 60 kg dengan dosis 3 siung bawang atau setara dengan 10 gram.

Cara penggunaannya bisa dibuat sambal kecap dengan diiris-iris bersama bawang merah dan cabe untuk teman makan nasi. Bisa juga dimemarkan kemudian diseduh dengan air panas sebanyak setengah gelas dan selanjutnya diblender atau dijus. Cara lain lagi adalah bawang diparut, kemudian diseduh air panas lalu diminum setelah hangat berikut ampas-ampasnya.

Sawi Hijau

mencegah-diabetes-dengan-sayuran-sawi

by bayamorganik.blogspot.co.id

Sawi ternyata mampu membantu mencegah osteoporosis karena kandungan vitamin K dalam sawi dapat mengatur protein tulang dan kalsium di dalam tulang. Kandungan kalsium pada sawi juga mampu menurunkan kadar kolesterol dan mencegah diabetes mellitus.

Baca juga, Belajar Berkebun dengan Sistem Hidroponik

Satu cangkir rebus sawi hijau menyediakan sekitar 8 gram serat. The Dietary Guidelines for Americans merekomendasikan 21-25 g /hari untuk wanita dan 30-38 g /hari untuk pria. Sawi hijau juga mengandung manfaat antioksidan yang dikenal sebagai alpha-lipoic acid, yang telah terbukti membuat kadar glukosa yang lebih rendah, meningkatkan sensitivitas insulin dan mencegah oksidatif stres yang disebabkan perubahan pada pasien karena diabetes.

Jamur

mencegah-diabetes-dengan-jamur

by pixabay.com

Kandungan gizi dalam jamur sangat baik bagi penderita diabetes. Hal ini dikarenakan jamur memiliki berbagai macam mineral yang diperlukan tubuh seperti fosfor, zat besi, kalsium, kalium, karbohidrat, protein, serta vitamin B dan C. Tetapi harus berhati-hati dalam memilih jamur yang aman untuk dikonsumsi, karena beberapa jenis jamur liar kadang beracun. (read more: nutrisi hidroponik)

Berikut ini beberapa jamur makanan bagi penderita diabetes antara lain adalah :

1. Jamur Tiram

Jamur tiram ini memiliki manfaat kesehatan diantaranya, dapat mengurangi kolesterol dan jantung lemah serta beberapa penyakit lainnya. Jamur ini juga dipercaya mempunyai khasiat obat untuk berbagai penyakit seperti penyakit lever, diabetes, anemia.

2. Jamur kancing

Jamur kancing, berbadasarkan sebuah penelitian, mampu menurunkan kadar kolesterol dalam darah dan secara perlahan menurunkan kadar gula darah.

3. Jamur kuping putih

Jamur ini sering dijual dalam bentuk kering dan jika ingin mengolahnya, Anda dapat merendamnya dulu dalam air hangat agar lunak. Jamur ini memiliki serat yang tinggi sehingga juga sangat baik menyerap kolesterol dan menurunkan indeks glikemik darah. Bahkan jamur putih ini ampuh menyembuhkan luka.

4. Jamur maitake

Jamur maitake ini sejenis jamur Jepang, dan Anda juga bisa mendapatkannya dalam bentuk kering. Jika mungkin Anda juga bisa menemukannya di supermarket dalam bentuk segar seperti jamur lainnya. Jamur ini mampu menurunkan kadar glukosa.

5. Jamur reishi

Jamur ini memang merupakan jamur yang sering dijadikan obat dalam pengobatan China dan banyak sekali manfaatnya, termasuk menjaga dan menurunkan kadar gula darah sehingga lebih stabil. Bukan hanya itu, jamur reishi juga mampu memperkuat sistem imun tubuh sehingga terhindar dari berbagai penyakit.

One Response

  1. inggit e Maret 11, 2016

Leave a Reply